Wednesday, October 20, 2010

Sekadar untuk renungan bersama.....

Sepasang kekasih bercadang untuk menikah dan hidup bersama namun sebelum mereka melangsungkan majlis pernikahan itu, pemuda tersebut menemui kekasihnya dan berkata "Sayang, sejak akhir-akhir nih abang lihat kita selalu jer selisih faham....ada jer yang tak kena...abang ada terbaca sebuah artikel dalam majalah tentang bagaimana memperkuatkan hubungan kasih sayang di antara kita", katanya sambil menunjukkan majalah tersebut.
"Masing-masing kita akan mencatatkan hal-hal yang kurang kita sukai dari pasangan kita, kemudian  kita akan membincangkan bagaimana kita mengubah hal-hal tersebut dan membuatkan perhubungan kita menjadi lebih harmonis.....".

Kekasihnya bersetuju dan mereka mula memikirkan hal-hal dari pasangannya masing-masing yang tidak disukai dan berjanji tidak akan tersinggung ketika pasangannya mencatat hal-hal yang kurang baik kerana ia adalah untuk kebaikan mereka bersama. Malam itu mereka sepakat untuk mula mencatatkan apa yang terlintas dalam benak mereka masing-masing.

Esok pagi ketika mereka keluar untuk bersarapan bersama,  mereka sedia membincangkannya. "Abang akan mulai dulu ya...." kata pemuda itu dan dia pun mulai mengeluarkan senarainya. Banyak sekali yang ditulisnya, sekitar dua muka surat.

Ketika ia mulai membacakan satu persatu hal yang tidak dia sukai mengenai diri kekasihnya, ia memperhatikan bahawa airmata kekasihnya mulai mengalir membasahi pipi ...

"Maaf, apakah abang harus berhenti ?" tanyanya. "Oh tidak, teruskan ..." jawab kekasihnya.

Lalu si pemuda melanjutkan membacakan semua yang tersenarai, lalu kembali melipat kertasnya dengan manis di atas meja dan berkata dengan bahagia, "Sekarang giliran sayang pula membacakan senarai yang sayang tulis...".

Dengan suara perlahan kekasihnya berkata, "Saya tidak mencatat suatu pun pada kertas saya. kerana bagi saya abang sudah sempurna, dan saya tidak ingin dan tidak akan mengubah diri abang... Abang adalah tersendiri. Abang adalah pelengkap pada segala kekurangan saya..Dan jika ada pun kekurangan abang, kekurangan itulah yg mendekatkan hati saya dengan abang ..."

Si pemuda tersentak dan tersentuh hatinya oleh pernyataan dan ungkapan cinta yang tulus serta isi hati kekasihnya.

Dia kemudian tertunduk, menangis dan mengenggam erat tangan kekasihnya tanda meminta maaf di atas ketelanjurannya.

P/s: Sebelum kita mencari kekurangan orang lain, carilah kekurangan diri sendiri. Adakah kita cukup SEMPURNA hingga sanggup mengatakan orang lain banyak kekurangan...???

*Hakikatnya orang-orang yang menyayangi diri kita kerana kelebihan kita dan menerima segala kelemahan kita, sudah pastilah orang ini adalah sangat ikhlas menyayangi diri kita... INSYALLAH..